SOLO, PROJO.or.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PROJO, Freddy Alex Damanik, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus membangun energi positif dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini disampaikan Freddy sebagai respons atas pesan Presiden ke-7 RI sekaligus Ketua Dewan Pembina DPP PROJO, Joko Widodo (Jokowi).
Dalam acara Silaturahmi Kebangsaan dan Halal bi Halal Youtuber Nusantara di Solo hari ini, Sabtu (4/4/2026), Jokowi berpesan agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang bersifat menakut-nakuti.
Klarifikasi: Bukan Menyasar Tokoh Tertentu
Saat dikonfirmasi oleh awak media mengenai apakah pernyataan Jokowi tersebut mengarah pada sosok tokoh tertentu—yang belakangan menyebut akan terjadi kekacauan (chaos) dalam 2-3 bulan mendatang—Freddy memberikan klarifikasi tegas.
”Pernyataan Pak Jokowi tersebut tidak ditujukan untuk satu tokoh tertentu. Pesan beliau bersifat umum bagi seluruh warga negara Indonesia. Kita semua harus menghindari pernyataan yang membuat rakyat takut. Alih-alih menebar ketakutan, mari kita bangun narasi optimisme,” ungkap Freddy.
Membangun Narasi Optimisme
Sebagai pendukung setia Prabowo-Gibran, Freddy menegaskan bahwa PROJO memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kondusivitas bangsa. Ia menekankan pentingnya menghargai perbedaan pilihan tanpa harus menciptakan skenario negatif.
”PROJO menjadi ‘penyambung lidah’ ke masyarakat. Jadi yang perlu digaungkan adalah kita tetap satu bangsa. Pilihan boleh beda, tapi tujuan sama. Tidak perlu takut berlebihan,” tambahnya.
Langkah Konkret Menjaga Kerukunan
Freddy juga membagikan panduan konkret bagi para relawan dan masyarakat untuk menjaga kerukunan di media sosial dan kehidupan sehari-hari:
- Stop Hoaks (DFK): Berhenti menyebarkan informasi yang belum jelas atau isu liar.
- Bahasa Menenangkan: Gunakan tutur kata yang menyejukkan di ruang digital.
- Data vs Emosi: Jika ada provokasi, balas dengan data atau lebih baik diam. Jangan terpancing emosi.
- Fokus Program: Fokus pada harapan dan program kerja pemerintah ke depan.
Indonesia Kuat, Bukan Ditakut-takuti
Freddy menilai narasi “Indonesia mau chaos” lebih banyak merusak tatanan sosial daripada membantu pembangunan. Sebagai pendukung pemerintah yang sudah matang secara politik, PROJO berkomitmen menjaga stabilitas nasional.
”Negara ini kuat. Kita jaga sama-sama, bukan ditakut-takuti. Tugas kita adalah memastikan persatuan tetap tegak di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya.***










